Royal Mediterania Garden Residence, Apartemen Cocok Untuk Semua Kalangan

Apartemen Royal Mediterania Garden Residence berada di kawasan yang sangat strategis. Lokasinya dekat dengan beberapa kampus dan rumah sakit. Penghuni apartemen bisa menikmati akses yang mudah menuju pusat kota. Apartemen ini berada di komplek yang sama dengan Mall Central Park, sehingga penghuni bisa mengakses mall tanpa perlu keluar dari gedung apartemen.

Royal Mediterania Garden Residence merupakan apartemen ketiga setelah Mediterania  1 dan Mediterania 2. Apartemen ini dibangun oleh pengembang Agung Podomodro Group. Apartemen ini diminati oleh kalangan mahasiswa Universitas Tarumagara, Universitas Trisakti, Universitas Kristen Indonesa dan siswa di sekolah-sekolah di sekitarnya, termasuk para pegawai yang bekerja di kawasan Jakarta Barat.

apartemen Royal Mediterania Garden Residence, Apartemen Cocok Untuk Semua Kalangan
Photo credit: blog.rent.com

Tipe unit dan harga sewa Apartemen Royal Mediterania Garden Residence

Harga sewa bulanan untuk tipe studio mulai dari Rp. 4.590.000. Bila memilih tipe 1 BR, sewa per bulannya sebesar Rp. 4.590.000, dan Rp. 5.170.000 untuk tipe 2 BR. Sedangkan sewa bulanan untuk tipe 3 BR sebesar Rp. 10.420.000.

Yang menarik, apartemen ini menyediakan unit dengan full furnished, yang artinya penghuni tidak usah repot lagi membawa perabotan seperti kasur, lemari, kulkas, meja, kursi, dan perabotan lainnya.

Fasilitas di Royal Mediterania Garden Residence

Mediterania Garden memiliki fasilitas yang lengkap mulai dari keamanan 24 jam, kartu akses pribadi, dan lahan parkir bawah tanah. Selain itu juga terdapat berbagai restoran dan mini market untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Royal Mediterania Garden Residences juga dilengkapi dengan kolam renang, pusat kebugaran, lintasan lari, dan konter laundry.

Apartemen dengan harga high end ini menjadi hunian yang cocok bagi penghuni yang masih lajang, mahasiswa, pasangan suami istri yang baru menikah atau keluarga dengan anak kecil. Royal Medi Garden Residence terdiri dari 2 tower yakni Lavender dan Marygold.

apartemen Royal Mediterania Garden Residence, Apartemen Cocok Untuk Semua Kalangan
Photo credit: hgtvhome.sndimg.com

Luas apartemen mulai dari 25 meter persegi hingga 110 meter persegi. Tersedia unit full furnished dan non furnished. Dengan lokasinya yang dekat dengan pusat perkantoran dan universitas, apartemen ini cocok sekali dihuni oleh semua kalangan termasuk mahasiswa yang tinggal sendiri atau dengan roommate dan juga karwayan kantoran.

Baca artikel tentang kampus dekat Royal Mediterani Garden Residence

Destinasi wisata di sekitar Apartemen Royal Mediterania Garden Residence

Berada di kawasan yang strategis memudahkan penghuni Apartemen Royal Mediterania Garden Residence untuk menikmati berbagai sarana hiburan. Selain mall, ada beberapa destinasi wisata yang bisa Anda datangi:

Toko Merah

Toko Merah merupakan landmark kolonial Belanda yang ada di Kota Tua. Toko Merah menjadi salah satu bagunan tertua di Jakarta. Nama Toko Merah diambil dari warna bangunan yang dominan merah. Toko Merah dibangun di tahun 1730 pada pemerintaan Jenderal Gubernur Baron van Imhoff (1743-1750). Setelahnya, bangunan berganti kepemilikan beberapa kali.

Glodok (Chinatown)

Dikenal juga dengan nama Pencinan atau Chinatown karena di masa penjajahan Belanda, mayoritas pedagang di Glodok merupakan keturunan China. Kata Glodok diambil dari bahasa sunda “Golodok” yang perarti pintu masuk rumah, karena Sunda Kelapa menjadi jalan masuk menuju kerajaan Sunda.

Museum Wayang

Destinasi rekreasi dekat Royal Mediterania Garden Residence yang bisa dikunjungi selanjutnya adalah Museum Wayang. Museum ini berada di Kota Tua. Bangunan museum termasuk situs gereja yang dibangun pada tahun 1640, dengan nama Old Dutch Church. Pada tahun 1732, gereja direnovasi dan namanya diganti menjadi New Dutch Church. Pada tahun 1808, gempa bumi menghancurkan gereja. Lalu di tahun 1912, sebuah bangunan dibangun dengan gaya Renaissance, yang awalnya berfungsi sebagai gudang milik Geo Wehry & Co. Di tahun 1938, gedung direnovasi, mengikuti arsitektur Belanda. Taman pada Museum Wayang, terletak di area depan gereja, menjadi situs pemakaman Gubernur Jenderal Jan Pieterzoon Coen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *